Saham Hong Kong melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun pada Rabu (10/9), didorong harapan bahwa China akan memangkas suku bunga setelah inflasi konsumen kembali melemah. Pasar juga menimbang kemungkinan langkah serupa dari Federal Reserve AS.
Indeks Hang Seng naik 1,1% ke 26.225,60 pada pukul 10.12 waktu setempat, menuju penutupan tertinggi sejak September 2021. Indeks Hang Seng Tech melesat 2,1%. Di bursa daratan, CSI 300 dan Shanghai Composite sama-sama menguat 0,2%.
Saham unggulan turut menopang reli: China Unicom naik 4,8% ke HK$10,08, Baidu melompat 5,2% ke HK$111,60, Alibaba menguat 3% ke HK$146,20, dan Tencent naik 1,5% ke HK$636,50.
Data resmi menunjukkan inflasi konsumen China turun 0,4% yoy di Agustus, lebih dalam dari perkiraan penurunan 0,2%, setelah stagnan pada Juli. Sementara itu, inflasi produsen turun 2,9% yoy, lebih ringan dari -3,6% bulan sebelumnya, menandakan upaya Beijing memangkas kelebihan kapasitas di sektor energi hijau mulai berhasil.
Selain itu, Yunfeng Financial Group melonjak 32% ke HK$5,60 setelah unit sekuritasnya mendapat izin dari regulator Hong Kong untuk menyediakan layanan aset virtual.
Di kawasan lain, indeks Nikkei Jepang naik 0,3%, Kospi Korea Selatan menguat 1,5%, dan S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,1%.
Sumber: SCMP
