Saham Jepang Turun di Tengah Aksi Jual Global

Indeks Nikkei 225 turun 1,25% menjadi 52.655 sementara Indeks Topix yang lebih luas kehilangan 0,8% menjadi 3.538 pada hari Senin, membalikkan kenaikan sebelumnya dan mengikuti kerugian di seluruh pasar global karena sentimen risiko memburuk.
Penurunan tersebut mengikuti aksi jual yang bergejolak di logam mulia yang memicu likuidasi paksa di kelas aset lainnya, sementara saham teknologi juga berada di bawah tekanan karena kekhawatiran baru tentang keberlanjutan investasi AI.

Di Jepang, Perdana Menteri Sanae Takaichi mengatakan pada akhir pekan bahwa yen yang lemah dapat menjadi peluang besar bagi industri ekspor. Investor juga bersiap untuk pemilihan majelis rendah mendadak pada 8 Februari, di mana partai penguasa Takaichi diperkirakan akan mendapatkan kursi dan mendorong kebijakan fiskal ekspansif.

Saham teknologi memimpin kerugian, dengan penurunan tajam di Kioxia Holdings (-13,4%), Advantest (-4,5%), Lasertec (-14%), SoftBank Group (-3,6%) dan Disco Corp (-5,9%). Saham-saham sektor keuangan, konsumen, dan industri berkapitalisasi besar juga mengalami tekanan.

Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.