Sterling Menguat, Ekspektasi Pemangkasan BoE Makin Pudar

Poundsterling menguat moderat terhadap dolar AS pada Selasa (3/2), membuat GBP/USD bertahan di kisaran 1,368–1,369 jelang rapat suku bunga Bank of England pekan ini. Pergerakan ini menempatkan pound sebagai salah satu yang lebih kuat di kelompok G10 karena pasar mulai “mengurangi” skenario penurunan suku bunga yang agresif.

Dukungan utama datang dari data Inggris terbaru yang dinilai cukup tahan banting, sehingga pelaku pasar memangkas ekspektasi pelonggaran cepat. Sejumlah analisis—termasuk catatan Scotiabank—menyebut pasar kini cenderung baru “mem-price” peluang pemangkasan 25 bps sekitar Juni, bukan dalam waktu dekat.

Rapat Bank of England berikutnya dijadwalkan Kamis, 5 Februari 2026, dan investor saat ini nyaris tidak melihat peluang pemangkasan di pertemuan ini. Sebagian pasar bahkan menilai peluang lebih dari satu kali pemangkasan tahun ini juga tidak sebesar perkiraan beberapa pekan lalu.

Di sisi lain, faktor eksternal tetap jadi penyeimbang: data AS yang kuat dan pergeseran ekspektasi suku bunga AS bisa menahan pelemahan USD terlalu dalam—artinya kenaikan GBP/USD tetap bisa “ketemu tembok” kalau dolar kembali diburu. Karena itu, pergerakan pound menjelang keputusan BoE akan sangat sensitif terhadap nada pernyataan bank sentral dan pembacaan pasar soal kapan pemangkasan pertama benar-benar realistis.

Sumber : Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.