Pasar Asia Menguat, Investor Tunggu Keputusan Suku Bunga Jepang

Sebagian besar pasar Asia-Pasifik naik pada hari Jumat(23/1), mengikuti tren positif di Wall Street. Kenaikan terjadi setelah kekhawatiran geopolitik mereda, dan investor menantikan keputusan Bank Sentral Jepang (BOJ) mengenai suku bunga.

Bank Sentral Jepang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di 0,75%. HSBC memperkirakan kenaikan suku bunga berikutnya sebesar 25 basis poin baru akan terjadi pada Juli 2026, meski ada kemungkinan percepatan jika yen terus melemah. Inflasi utama Jepang pada Desember turun menjadi 2,1%, terendah sejak Maret 2022, sementara inflasi inti berada di 2,4% secara tahunan.

Di pasar saham, Nikkei 225 naik tipis 0,09% dan Topix naik 0,27%. Kospi Korea Selatan naik 0,7%, sementara Kosdaq untuk perusahaan kecil naik 0,74%. Investor juga mencermati produsen chip Asia setelah saham Intel turun 13% di perdagangan setelah jam kerja AS karena proyeksi pendapatan yang lemah.

Di sisi lain, di Amerika Serikat, indeks utama terus menguat setelah ketegangan di Greenland mereda. Dow Jones naik 0,63%, S&P 500 naik 0,55%, dan Nasdaq Composite naik 0,91%, didorong kenaikan saham teknologi besar seperti Nvidia, Microsoft, dan Meta Platforms.

Sumber: Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.