Dolar Australia Bertahan Melemah

Dolar Australia bertahan melemah di sekitar $0,648 pada Selasa, seiring investor mencermati risalah terbaru dari Reserve Bank of Australia (RBA). Bank sentral memberi sinyal bahwa pemangkasan suku bunga tambahan kemungkinan akan terjadi sepanjang tahun depan, dengan kecepatan pelonggaran bergantung pada data ekonomi yang masuk.

Dalam pertemuan Agustus 2025, Dewan RBA memangkas cash rate sebesar 25 bps menjadi 3,6%, dengan alasan ada kemajuan berkelanjutan untuk membawa inflasi mendekati titik tengah target 2–3%. Meski pelonggaran bertahap dinilai sesuai karena pasar tenaga kerja masih ketat, permintaan domestik menguat, dan masih ada ketidakpastian soal suku bunga netral, laju pemangkasan yang lebih cepat bisa dipertimbangkan apabila kondisi tenaga kerja melemah lebih tajam atau risiko global—seperti perlambatan ekonomi atau memanasnya kembali ketegangan dagang AS—mengganggu prospek.

Pasar saat ini memperkirakan RBA akan menahan suku bunga pada September, dengan kemungkinan pemangkasan lagi pada November. Dalam jangka lebih panjang, suku bunga diperkirakan berpotensi turun menuju 3,10% atau bahkan 2,85%.

Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.