AUD Menguat, Greenback Melemah Jelang FOMC

Dolar Australia menguat ke kisaran $0,66 pada hari Senin(15/9), melanjutkan penguatan dari minggu sebelumnya di tengah pelemahan greenback menjelang keputusan kebijakan FOMC yang sangat dinantikan akhir pekan ini. Pasar saat ini memperkirakan probabilitas penurunan suku bunga sebesar 25 bps sebesar 96% pada hari Rabu, dengan peluang penurunan yang lebih besar sebesar 50 bps hanya 4% saja.

Di sisi domestik, kalender ekonomi Australia relatif sepi minggu ini. Namun, fokus investor beralih ke laporan ketenagakerjaan yang akan datang dan pidato yang dijadwalkan dari pejabat RBA, yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang arah kebijakan bank sentral.

Pekan lalu, Gubernur RBA Michele Bullock menyoroti tanda-tanda menggembirakan dari “sedikit pertumbuhan lebih lanjut” di sektor swasta, yang menggambarkan hal ini sebagai sinyal positif bagi perekonomian secara keseluruhan. Pernyataannya memperkuat sikap hati-hati RBA dan mendukung ekspektasi pasar bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan mendatang di akhir bulan.

Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.