Pasar saham Hong Kong dibuka hati-hati pada Jumat, 28 November 2025, dengan Hang Seng Index bergerak tipis di sekitar area 25.990–26.000 setelah sebelumnya ditutup di 25.945,93 pada sesi Kamis.
Sentimen pembukaan masih dipengaruhi oleh melambatnya reli global di akhir pekan, setelah pasar saham dunia sempat naik kencang dalam beberapa hari terakhir dan mulai kehilangan tenaga. Di kawasan Asia, indeks saham lain juga cenderung bergerak variatif, sementara ketiadaan katalis besar dari Wall Street—yang libur karena Thanksgiving—membuat arah pergerakan Hang Seng di awal sesi lebih banyak didikte oleh faktor regional dan sentimen lokal.
Secara fundamental, pelaku pasar di Hong Kong masih menimbang dua sisi: di satu sisi harapan pemangkasan suku bunga The Fed tetap mendukung minat risiko, tapi di sisi lain kekhawatiran soal prospek pertumbuhan Tiongkok dan valuasi yang mulai tinggi setelah Hang Seng reli hampir 3% dalam dua sesi sebelumnya membatasi ruang kenaikan lebih lanjut.
Sektor teknologi dan properti berpotensi menjadi penentu arah indeks sepanjang hari, sementara investor cenderung mengambil posisi “wait and see” di dekat level psikologis 26.000: kalau tembus dengan volume yang cukup, peluang kelanjutan tren naik masih terbuka, tapi jika gagal bertahan, pasar bisa berbalik ke fase konsolidasi jangka pendek.
Sumber : Newsmaker.id
