OPEC+ Nambah Produksi, Minyak Makin Keok?

Harga minyak masih bertahan di dekat level terendah sejak 2021, karena trader lagi menghitung dampak peluang gencatan senjata di Ukraina. Kalau perang mereda, jalan menuju pelonggaran pembatasan impor minyak Rusia bisa kebuka-padahal pasar global sekarang sudah kebanjiran pasokan.

West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di sekitar $57 per barel setelah ditutup di level terendah lebih dari empat tahun pada Senin. Brent juga melemah dan ditutup di bawah $61. Presiden AS Donald Trump bilang kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina “lebih dekat dari sebelumnya” setelah pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan para pemimpin Eropa.

Di sisi lain, minyak diproyeksikan mencatat kerugian tahunan karena ekspektasi surplus global makin besar: OPEC+ mulai menghidupkan lagi produksi yang sempat ditahan, sementara produsen lain ikut memompa lebih banyak. Kalau perang benar-benar selesai, AS bisa saja melonggarkan sanksi untuk Rusia-yang berpotensi menambah pasokan lagi. Dari Berlin, pejabat keamanan utama Zelenskiy, Rustem Umerov, menyebut ada “kemajuan nyata” setelah diskusi hari kedua yang berlangsung sekitar lima jam, dengan delegasi AS dipimpin utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Sumber: Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.