Dolar Australia Bergoyang, Trader Waspada!

Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) setelah dibuka lebih tinggi pada hari Senin(26/1). Pelemahan ini terjadi karena Dolar AS menguat, didorong permintaan untuk aset aman setelah komentar terbaru Presiden AS Donald Trump.

Namun, AUD sempat menguat kembali karena Dolar AS tertekan oleh rumor kemungkinan intervensi pasar valuta asing untuk mendukung Yen Jepang (JPY). Federal Reserve Bank of New York disebut-sebut telah melakukan pengecekan suku bunga dengan bank besar, yang dianggap sebagai tanda persiapan intervensi.

Di sisi domestik, data PMI Australia yang kuat dan kondisi ketenagakerjaan mendukung kemungkinan kebijakan moneter lebih ketat dari Reserve Bank of Australia (RBA). Meskipun inflasi melambat menjadi 3,4% pada November, angka ini masih di atas target RBA 2-3%, menunjukkan tekanan harga masih ada.

Sumber: Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.