Wall Street naik tipis pada perdagangan Senin waktu setempat karena para pelaku pasar menantikan keputusan Federal Reserve AS yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada hari Rabu.
Melansir Investing.com, Selasa, 19 September 2023, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 6,06 poin, atau 0,02 persen menjadi 34.624,3. Sementara S&P 500 menguat 3,21 poin, atau 0,07 persen menjadi 4.453,53. Sedangkan Nasdaq Composite naik 1,90 poin, atau 0,01 persen menjadi 13.710,24.
Saham energi untung
Saham-saham energi, yang didukung oleh kenaikan harga minyak mentah, mendapatkan keuntungan terbesar dari 11 sektor utama S&P 500. Sementara saham-saham consumer discretionary mengalami penurunan persentase terbesar, dengan saham Tesla menjadi yang terberat.
Saat ini investor, dengan beberapa katalis menunjukkan sedikit keyakinan menjelang pertemuan kebijakan moneter The Fed.
“(Ketua Fed Jerome) Powell dapat memicu pergerakan besar ke dua arah dengan komentarnya dan Anda tidak ingin terjebak di sisi yang salah,” kata Presiden Chase Investment Counsel Charlottesville Virginia, Peter Tuz.
Bank sentral telah bersumpah untuk tetap gesit sehubungan dengan data ekonomi, yang telah menunjukkan tanda-tanda inflasi inti tetap berada dalam penurunan berliku-liku kembali ke target dua persen tahunan The Fed, dan menunjukkan ekonomi AS tetap berada pada pijakan yang kuat.
Dengan latar belakang ini, meningkatnya kegelisahan terhadap kebuntuan di Capitol Hill dapat mengakibatkan potensi penutupan pemerintah membuat para pelaku pasar gelisah.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Janet Yellen mengatakan meskipun ia tidak melihat adanya risiko perlambatan ekonomi. Ia justru memperingatkan bahwa penutupan pemerintah akan menyebabkan hilangnya momentum.
Sumber : metronews