AUD/USD Naik di Awal Tahun, Apakah RBA Siap Lagi Naikkan Suku Bunga?

Pasangan mata uang AUD/USD pulih dari kerugian sebelumnya dan naik menuju 0,6690 pada perdagangan Asia hari Jumat(2/1). Dolar Australia mendapat dukungan karena pasar mulai memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) pada awal 2026, terutama jika data inflasi kuartal keempat yang akan dirilis akhir Januari menunjukkan angka lebih tinggi dari perkiraan.

Gubernur RBA Michele Bullock sebelumnya menegaskan bahwa dewan tetap membuka kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi tidak mereda seperti yang diharapkan. Risalah pertemuan RBA Desember juga menunjukkan kesiapan para pembuat kebijakan untuk memperketat kebijakan moneter bila diperlukan, sementara indikator ekonomi seperti PMI manufaktur Australia tetap stabil meski pertumbuhan sedikit melambat.

Sementara itu, AUD juga mendapat dorongan dari sisi Dolar AS yang sedang melemah. Pasar memperkirakan Federal Reserve AS bisa menurunkan suku bunga dua kali lagi sepanjang 2026, berbeda dengan kemungkinan kebijakan RBA yang lebih ketat. Pergantian ketua Fed oleh Presiden AS Donald Trump pada Mei mendatang juga menambah ketidakpastian, sehingga AUD/USD bergerak naik seiring perbedaan arah kebijakan moneter kedua negara.

Sumber: Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.